Author: gunawansetiadi55@gmail.com

  • Visi Dan Misi Komunitas Peduli Rabun

    Visi dan Misi Komunitas Peduli Rabun

    🌟 Visi:
    Menjadi komunitas yang peduli dan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran, pencegahan, serta penanganan gangguan penglihatan, terutama rabun jauh dan dekat, demi kualitas hidup yang lebih baik.

    🎯 Misi:

    1. Edukasi & Kesadaran – Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kesehatan mata melalui seminar, penyuluhan, dan kampanye sosial.
    2. Deteksi Dini – Menyelenggarakan pemeriksaan mata gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
    3. Akses Kacamata – Membantu penyediaan kacamata gratis bagi anak-anak, pelajar, dan masyarakat desa sasaran bakti sosial.
    4. Kolaborasi – Bekerja sama dengan optik, dokter mata, serta instansi kesehatan untuk mendukung program kesehatan mata yang berkelanjutan.
    5. Gaya Hidup Sehat – Mendorong kebiasaan sehat seperti pola makan bergizi, penggunaan gadget yang bijak, serta latihan mata untuk mencegah penurunan kualitas penglihatan.
  • Biaya mengadakan bakti sosial Peduli Rabun

    Ternyata mengadakan kegiatan bakti sosial Peduli Rabun itu tidak perlu biaya yang besar. Khususnya bila kamu tinggal di kota kabupaten.

    Begini rincian biayanya:

    1. Biaya survey lokasi. Kita perlu menentukan lokasi dan meminta persetujuan kepala desa. Biaya Rp 0, karena memakai kendaraan sendiri. Ada biaya bensin, tapi anggap saja itu sedekah dari kita.
    2. Biaya petugas Optik dan Rumah Sakit dibayar sendiri oleh masing-masing institusi. Kita tidak perlu mengeluarkan uang sedikit pun untuk mereka. Mengapa mereka mau? Selain sebagai wahana untuk promosi Optik atau Rumah Sakitnya, kegiatan Bakti Sosial juga meningkatkan citra mereka. Artinya, biaya dari Komunitas Peduli Rabun sama dengan Rp 0,. alias gratis.
    3. Selama penyelenggaraan bakti sosial, biasanya pihak Pemerintahan Desa akan dengan senang hati menyediakan minum, makanan kecil dan makan siang. Artinya, kita tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis. Memang kita perlu mengeluarkan biaya untuk bensin yang nilainya tidak seberapa dibandingkan dengan pahala yang kita terima. Insya Allah.
    4. Terus biaya apa yang Komunitas Peduli rabun keluarkan? Kami mengeluarkan biaya untuk membeli kacamata. Selama ini, kami mendapat bantuan kacamata dari yayasan Netra Permana, Jakarta. Komunitas hanya membeli kacamata yang habis secara online dengan harga murah. Biasanya , pada setiap bakti sosial kita membagikan sekitar 130 – 150 buah kacamata dari berbagai ukuran (baik kacamata plus maupun kacamata minus). Bila ada peserta baksos yang memerlukan kacamata khusus (artinya harus dibuat oleh Optik), maka anjurkan untuk memakai BPJS Kesehatan (ingat! setidaknya 75 % masyarakat Indonesia sudah memiliki BPJS Kesehatan).

    Yang perlu diingat di sini, masyarakat puas atau senang bukan hanya karena diberi kacamata gratis, tapi mereka diberi kesempatan untuk memeriksakan ketajaman penglihatannya dan konsultasi kesehatan mata secara gratis. Ini kesempatan langka yang mereka syukuri.

  • Hidup bermakna

    Hidup bermakna adalah kehidupan yang bernilai dan memiliki dampak positif dalam kehidupan saat ini dan di akhirat. Hidup bermakna juga dapat diartikan sebagai kehidupan yang penuh berkah, baik secara material maupun spiritual. 

    Beberapa cara menjalani hidup yang bermakna adalah: 

    • Melakukan amal baik, seperti beramal baik untuk diri sendiri, sesama, lingkungan, dan Tuhan
    • Menjaga akidah dan meningkatkan amal shalih
    • Membantu orang lain yang membutuhkan
    • Menggunakan ilmu untuk mencerdaskan orang lain
    • Menggunakan harta untuk beramal shalih dan membantu orang lain
    • Bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Tuhan
    • Menghargai diri sendiri
    • Menikmati setiap momen hidup
    • Memaafkan tanpa harus menunggu permintaan maaf
    • Menghadapi perubahan dengan lapang dada

    Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjalani hidup yang bermakna adalah: 

    • Menjalani hidup dengan keshalihan, aqidah yang kuat, dan kekhusu’an dalam beribadah
    • Berjuang untuk memperoleh keberhasilan hidup
    • Memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar untuk hidup layak
    • Menularkan keahlian kepada orang lain
  • Niat baik tidak selalu mudah dilakukan

    Sepertinya kegiatan Bakti Sosial Peduli Rabun yang memberikan kacamata gratis dan pemeriksaan mata adalah kegiatan sosial yang jelas menguntungkan masyarakat.

    Namun dalam kenyataannya, beberapa kali niat baik tersebut di tolak dengan berbagai alasan. Alasan yang masuk akal karena waktu itu dekat pemilu, perangkat desa takut baksos hanya misi terselubung kampanye. Kami bisa maklum. Ada beberapa alasan yang tak jelas, seperti sulit mengumpulkan warga desa. dan berbagai alasan lainnya. Kami maklum maklum saja.

    Tinggal pindah lokasi. Begitu saja kok repot.

  • Pengalaman pertama bakti sosial ke warga masyarakat umum

    Selebaran di samping adalah dokumen selebaran pertama kali Komunitas Peduli Rabun melakukan bakti sosial ke desa. Kami, bersama Optik Sambas dan RS Islam Purworejo, memeriksa dan membagikan kacamata gratis kepada sekitar 100 an warga desa yang antusias hadir.

    Karena baru pertama kali, pelaksanaan bakti sosial kurang lancar. Alur kerja dan posisi masing-masing meja belum tertata dengan baik.

  • Assalamu’alaikum W.W!

    Selamat berkunjung ke website Komunitas Peduli Rabun. Terima kasih anda sudah berkenan berkunjung ke website kami. Dukungan anda, baik secara moril maupun materiil , sangat kami harapkan. Kritik dan saran, serta kesediaan untuk menyebarkan website sangat kami hargai.

    Terima kasih. Selamat menikmati sajian kami yang sederhana ini.

    Salam

    Pengurus Komunitas Peduli rabun